mandi air (lumayan) panas
pagi ini saya bangun pagi, seperti biasa. saya kerja bukan pengangguran, kerja demi menghidupi cacing yang ada dalam perut saya. cacing yang ada dalam perut saya-saya namai cacing teja. karena ada dalam perut manusia yang bernama teja. bagi yang tidak tahu teja-teja itu nama saya sendiri yang diberikan oleh orang tua saya saat saya lahir (saya nggak minta nama itu).
saya kerja disalah satu tempat didepan rumah saya setiap hari sebelum berangkat kuliah. kerja cuman 2 jam. betul kerjaan saya cuman bakar ikan yang nantinya akan saya antarkan ke rumah makan nun jauh dirumah saya (simpang tiga rawang) di seberang masjid yang saya tidak tahu nama masjidnya.
setelah kerjaan saya selesai saya meniatkan diri untuk mandi air panas, yang direbus di tungku tempat saya bakar ikan, kan masih ada baranya tuh. untuk menghemat gas didapur maka saya manfaatkan bara tadi. hemat itu pangkal kaya kalau boros entahlah.
hari ini saya tidak kuliah karena tanggal merah, sengaja saya kasih tanda merah dengan pulpen warna merah, nunggu pemerintah mewarnai kalender saya kelamaan. saya mandiri bisa bikin sendiri.
oh ya jadi lupa cerita, kan saya pengen mandi air panas. okee sampai mana tadi. sampai lah air yang saya panaskan dengan sepenuh jiwa dan raga akhirnya mendidih, segera saya ambil kan kain bekas yang basah supaya saya bisa memegang panci itu. apaan ci.
selepas itu, air panas tersebut saya masukkan ke baskon hitam yang muatnya cukuo untuk satu orang, kalau untuk dua orang belum boleh, orang keduanya yang tidak mau, kalaupun mau saya akan ajak mantan gebetan saya namanya bilqis dia tinggal dijambi. duh jadi keingat dia iiiiih.
oke lanjut, baskom hitam sudah terisi air panas seperempat. yang lalu saya tambahkan air dingin supaya saya tidak mati ditempat gara gara mandi air panas mendidiih. oh iya saya masih punya rokok dan power f kuning di kamar sisa semalam. saya bawa lah perlengkapan itu.
rokok dan power f sangat lah bersahabat di kala ini itu saya saya mandi air panas. oh iya saya kan punya earphone blutut nah saya pasangkan aja ditelinga, kan belum mandi kuyup. disela sela pantat dan itu saya basah serta panas. ada lagu the beatles yang menemani mandi saya pagi ini. biasalah kerinci dingin kalau pagi, butuh asupan air panas. mungkin orang melihat saya akan terkaget kaget bukan kepalang. karena saya tidak pakai satu benang pun ditubuh. dan akan kaget pasti orang bilang "udah gila, mandi doang pakai earphone sambil ngerokok lagi"
setelah peristiwa ini saya sadar bahwa kebahagiaan itu diciptakan bukan atas pemberian orang lain.
Komentar
Posting Komentar