sebuah filsafat teras
saya mempunyai beberapa teman lama dan kenalan yang sedari dulu membuat saya kagum. mereka adalah orang-orang yang di hampir semua situasi yang sangat tidak mengenakkan selalu bisa berkata "ah santai sajalah atau ngerokok dlu sebatang". dosen mendadak membatalkan jadwal padahal kami sudah hadir, pesanan lama datang, macet berjam-jam; dulu, bagi saya itu adalah hal yang aneh. situasi lagi gak enak kok bilang santai? gimana bisa?
sampai akhirnya saya mempelajari filsafat stoic, dan menemukan bahwa orang-orang tersebut sudah menjalankan salah satu praktik stoisisme, walaupun tanpa mereka sadari. sampai pada suatu ketika sewaktu saya mengerjakan skripsi, timbul pertanyaan; apakah ajaran stoic bisa saya terapkan? semua peristiwa dalam hidup adlah bagian keterkaitan dan sebab akubay dari semesta yang lebih besar. ada sebagian hal dalam hidup yang berada di bawah kendali kita, ada yang tudaj di bawah kendali kita.
jadi, untuk apa kita mengkhawatirkan sesuatu yang sebenarnya di luar kendali kita? bukankah itu termasuk menyiksa diri sendiri? seperti yang dikatakan oleh seneca. "kita menderita lebih di imajinasi kita daripada di kenyataan"
Komentar
Posting Komentar