pidato kesan dan pesan yang tidak jadi
ini merupakan sebuah projek gagal saya. saya merasa tidak lah asik jikalau tulisan ini dihapus. alangkah baik saya abadikan di blog.
what you got today is the resort of hard work yesterday saya selalu yakin bahwa apa yang kita capai hari ini adalah hasil kerja keras kemarin.
kita flashback saat pertama kali di IAiN, semua pasti akan teringat akan ospek, yaa harus bangun sebelum subuh berlanjut pada matahari terbenam. semasa kuliahpun kita disibukkan dengan presentasi setiap hari. makalah menjadi makanan sehari hari.
masa masa skripsi merupakan masa yang sangat melelahkan, harus bolak balik ketemu dosen pembimbing. chat whats app hanya dibaca tapi tidak dibalas merupakan hal yang paling mengjengkelkan. perbedaan pendapat pembimbing 1 dan pembimbing 2. revisi, stres, bosan, semangat. stres lagi, bosan lagi, semngat lagi, hingga akhirnya lulus. bagitu indah bukan? lika liku kehidupan kita sehingga menjadi seperti sekarang and here we are. menjadi salah satu lulusan kampus terbaik dengan segudang prestasi.
sekarang selamat datang di dunia realitas. dimana gelarmu mungkin tidak sesuai dengan pekerjaanmu dan juga tidak sinkron dengan apa yang kau pelajari semasa kuliah. akan tetapi, apapun disiplin ilmu yang kita pelajari, pada akhirnya adalah bertahan hidup. syukur syukur bertahan hidup sambil mempertahankan idealisme, syukur syukur lagi kalau bertahan hidup sambil meraih mimpi. beradaptasilah kawan kawan. hidup ini keras, yang membedakan pemenang dengan pecundang hanya satu; pemenang tahu cara berdiri saat jatuh, pecundang lebih nyaman tetap berada di posisi jatuh. pecundang hanya tahu cara rebahan sembari scroll tiktok. dan mulailah revolusi dari tempat tidurmu mengutip dari oasis.
sebentar lagi kita akan menghadapi dunia kerja. kita akan terjun langsung. terjun langsung berarti mempelajari secara langsung. bukan berdasarkan data data belaka. kita harus menghargai proses. saya berharap tidak ada kegengsian ketika kita di dunia kerja, kadang orang orang merasa malu dengan pekerjaannya dengan dalih tidak sesuai passion. kemaren saya bertemu mahasiswa alumni iain yang sedang berjualan, dia merasa malu. katanya "saya malu, sudah sarjana tapi malah berjualan" kemudian saya bilang "coba ubah mindsetmu dengan berkata 'hei saya berjualan tapi sarjana, itu baru keren" basicly kita tidak bisa mengarahkan angin, tapi kita bisa mengarahkan layarnya mau kemana tujuan kita. kita tidak bisa mengubah dunia, tapi kita bisa mengubah cara pandangnya.
saya berharap kepada kawan kawan semua. jangan matikan mimpimu sewaktu remaja dengan iming iming menjadi pengantin baru. percuma saja kampus febi membentuk pemikiranmu tapi pada akhirnya mimpimu mati seketika. setelah diwisuda kita mungkin akan melanjutkan s2, bekerja atau semacamnya. pertanyaan yang mainstream ditanyakan adalah akan bekerja dimana? ditempat yang baru kita akan mendapatkan suasana yang baru. teman teman yang baru yang mungkin lebih keren dan lebih gaul. dan kita akan beradaptasi. mungkin akan membosankan lagiharus membuka lembar baru. tapi selalu ingat temanteman semua, percayalah, akan selalu ada hal yang baik di tempat yang baru.
disini saya juga akan menyampaikan kesan dan pesan selama kuliah. ada banyak kesan saya. dan mewakili wisudawan/ti hari ini. yang pasti, dimanapun kami berada. kami selalu ingat dimana kita berasal. kami akan selalu rindu tempat itu. dimana saya ketemu dengan teman teman semua yang kadang mengjengkelkan dan kadang kadang sangat asik. tempat yang dulu kita selalu berdebat ketika berdiskusi, tempat yang selalu membebaskan kita dalam hal pemikiran. setelah ini kami akan merindukan meja kuning depan GIS, kami pasti merindukan berbagi cerita dan gelak tawa di bawah payung kembar. kami akan merindukan suasana pagi dengan pemandangan motor dan mobil bertebaran yang tidak tertatat rapi. kami pasti akan merindukan lelucon atau jokes bapak bapak oleh pak syamsul yang selalu menghangatkan suasana tatkala kami stres menghadapi dosen pembimbing. kami akan merindukan dan menyayangkan betapa saya harus berpisah dengan pak eka, pak eko, pak yuse. padahal kita baru mengenal satu sama lain. kalau kata pak eka "selagi kamu di febi, tidak ada undang yang tidak putus, febi akan menjernihkan yang keruh. tidak menggunting dalam lipatan. setelah ini kami akan merindukan dosen pengajar febi yang easy going, fleksibel tanpa mereka saya kurang yakin kita bisa lulus 8semester dan tanpa mereka saya tidak yakin pemikiran kita akan bisa seperti sekarang. kepada PA saya pak alex wisalam yang setiap saya dengar nama beliau, saya selau ingat utang pra kompre yang belum lunas. mohon maaf pak, saya selalu lupa dengan hutang tersebut, saking fokusnya saya mengingat allah.
pesan saya hari ini 5 juni 2023. ingatlah bapak-bapak, ibu ibu, teman teman dan hadirin semua "perjalanan selalu diiringi dengan perpisahan namun jangan pernah lupakan ini, rezeki tidak selalu berbentuk uang. pertemanan kekeluargaan tidak ada kaitannya dengan seberapa lama kita saling mengenal. jangan sedih"
ini adalah soal lain yang selalu kami bicarakan akhir akhir ini. nilai mungkin di ukur dari manfaat. misalnya, mungkin sangat bernilai jika kita berkendara lebih cepat dari tempat satu ke tempat lain. tapi jika itu mengakibatkan penebangan hutan dan pencemaran lingkungan, disini kita akan dihadapkan dengan pilihan nilai. hutan yang sehat dan lingkungan yang murni lebih bernilai dari pada bisa sampai di tempat kerja dengan cepat. secara pribadi, saya beranggapan bahwa filsafat dan fokus ekonomi adalah mata kuliah yang lebih penting daripada bahasa arab dan qiraatul kutub. berdiskusi mengenai ekonomi dan membahas peristiwa terkini tentang ekonomi lebih bernilai daripada tampil makalah. dan akan lebih bermakna lagi untuk kedepan febi membuatkan forum dan membahas isu ekonomi terkini. oleh karena itu, akan merupakan prioritas nilai yang baik jika kita memasukkan hal tadi ke dalam agenda baru di fakultas febi dan mengurangi sedikit bahasa arab dan qiraatul qutub.
saya selalu ingat line yang sangat legendaris dari komik one piece, yang sangat memorable dan sampai sekarang menjadi prinsip saya. adegan itu adalah pada saat dokter hiruluk gurunya chopper ketika ia akan dibunuh kemudian dia bilang "apakah manusia akan mati ketika ia tertusuk pedang? tertembak peluru atau racun? tidak choper. manusia tidak akan mati dengan hal hal itu. manusia mati ketika ia dilupakan. ini sekaligus menjawab pertanyaan saya yang selama ini membekas di pikiran. tentang puisi chairil anwar "aku ingin hidup seribu tahun lagi". kesimpulan dari itu semua adalah berkaryalah, berbuatlah sesuatu yang kau suka selagi masih bernyawa. supaya kau dikenang walau jasadmu sudah hancur lebur.
sekian dari saya teja patri sandi, alumni iain kerinci 2023, fakultas ekonomi dan bisnis islam. sampai jumpa di lain kesempatan, semoga kita besua di titik terbaik menurut takdir. semoga kita bisa bertemu di versi terbaik masing masing
Komentar
Posting Komentar